Headlines News :
Home » , » Meugang Menjadi Tradisi Sakral Bagi Rakyat Aceh

Meugang Menjadi Tradisi Sakral Bagi Rakyat Aceh

Written By Fuad Heriansyah on Wednesday, March 6, 2013 | 9:44:00 PM

Meugang
Begitu penting bulan suci Ramadhan bagi masyarakat Aceh, sehingga orang menunggunya khusus. Dua hari sebelum datangnnya Ramadhan, semua orang di Tanah Rencong selalu mempersiapkan hidangan dari daging sapi atau kerbau di rumah-rumah mereka. Perayaan menyambut Ramadhan ini sering disebut “meugang”. Hidangan ini menjadi sajian istimewa di awal puasa.

Tradisi meugang keluarga menjadi perekat yang sangat baik. Meskipun tidak terdapat dalam hukum Islam, tradisi meugang tetap sangat sakral bagi masyarakat Aceh. Sejak pagi hari, di setiap sudut ada penyembelihan hewan. Aktivitas kantor, serta kegiatan lain seperti berhenti. Bagi mereka yang memiliki uang berlebih, mereka akan membeli banyak daging. Beberapa dimasak dan dimakan langsung, ada “sie reuboh” yang dapat diawetkan, tahan lama dan dapat dimakan selama beberapa hari di bulan puasa.

Bahkan, para perantau juga akan pulang untuk berkumpul dengan keluarga pada hari meugang. Jika masih di luar negeri, rakyat Aceh juga menjalankan tradisi ini. Mereka membeli daging di pasar khusus untuk menyambut meugang di luar negeri. Begitu kuatnya tradisi meugang di Aceh. Bahkan, tradisi meugang ini telah berlangsung ratusan tahun. Tidak diketahui kapan tepatnya meugang ini pertama kali mulai terjadi di Aceh. Yang pasti tradisi meugang ini “Lagee Zat Ngon Sipheut” yang tidak dapat dipisahkan antara keduanya.

|Sumber|
Share this article :

0 komentar:

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Visit Aceh - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Fuad Heriansyah
Copyright ©