Headlines News :
Home » , » Kuburan Massal Ulee Lheue Banda Aceh

Kuburan Massal Ulee Lheue Banda Aceh

Written By Fuad Heriansyah on Thursday, February 25, 2016 | 9:00:00 AM

Jirat (Makam) Korban Tsunami Di Ulee Lheue Banda Aceh
Banda Aceh - Masih ingat dengan bencana alam gelombang tsunami tahun 2004 lalu yang menerjang dan memporak poranda kan Aceh dan sekitarnya? Ribuan jiwa tewas dan bangunan pun banyak yang hancur rata dengan tanah akibat peristiwa itu. 

Walaupun bencana sudah terjadi beberapa tahun silam, namun sampai sekarang duka itu masih sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Salah satunya desa yang menjadi korban adalah desa Ulee Lheue. Desa ini merupakan wilayah yang paling parah terkena dampak gelombang tsunami karena letaknya yang paling dekat dengan bibir pantai. 

Akibat hantaman gelombang tsunami itu, ribuan orang di desa ini tewas menjadi korban, tidak hanya orang orang dewasa yang menjadi korban, namun juga anak anak kecil yang tidak berdosa turut menjadi korban ganasnya gelombang tsunami ini. Banyaknya korban yang tewas membuat jenazah menjadi sulit untuk dikenali satu persatu pada saat itu. 

Sedangkan tidak mungkin jenazah tersebut dibiarkan dalam waktu lama, untuk itu mereka harus secepatnya di makam kan. Karena itulah jenazah jenazah yang belum dikenali tersebut akhirnya di makam kan secara massal.

Lokasi dan Transportasi 

Lokasi pemakaman massal ini sendiri berada di jalan pocut baren No.30, yaitu di lokasi halaman bekas gedung RSUD Meuraxa. Terhitung dalam lahan pemakaman massal itu menampung sekitar 14.264 korban jiwa, yang dikubur dalam satu liang tanpa nisan. Hanya terdapat tiang penanda dari besi yang memberitahukan dimana lokasi kuburan untuk orang dewasa dan kuburan anak anak. 

Untuk menuju lokasi kuburan massal Ulee Lheue ini tidaklah sulit, karena letaknya yang tidak jauh dari pusat kota Banda Aceh. Jika pengunjung menggunakan kendaraan pribadi, maka dari pusat kota Banda Aceh pengunjung dapat melintasi sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda yang menuju pelabuhan Ulee Lheue.

Ketika sudah mendekati laut sebelum bundaran Ulee Lheue, maka pengunjung akan bertemu jalan pocut baren di sisi sebelah kiri jalan. Pengunjung tinggal melintasi jalan pocut baren ini dan tidak jauh akan nampak komplek kuburan massal Ulee Lheue yang berada di sisi kiri jalan pocut baren ini. 

Jika pengunjung menggunakan sarana angkutan umum atau biasa warga sekitar menyebutnya dengan angkutan labi labi, maka pengunjung dapat naik labi labi dari terminal keudah dengan trayek jurusan terminal keudah – punge – Ulee Lheue. 

Dengan tarif yang dipasang sebesar Rp 2.000*) maka angkot jurusan ini akan mengantarkan pengunjung menuju Ulee Lheue. Pengunjung tinggal berhenti di persimpangan jalan yang menuju pocut baren dan tinggal berjalan kaki untuk menuju komplek pemakaman. 

Jika takut tujuan lokasi ini terlewati oleh labi labi, maka pengunjung dapat memberi tahu sopirnya untuk berhenti di dekat komplek kuburan massal Ulee Lheue. Alternatif lainnya pengunjung juga dapat menggunakan becak motor. Tarif yang dipasang sekitar Rp 15.000*) untuk sekali jalan sampai ke lokasi pemakaman masal ini.

Wisata
Lokasi pemakaman ini sekarang berada dibawah pengawasan SUBDIN Pemakaman Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kota Banda Aceh. Lahan yang luas ini sangat terawat dan tertata dengan baik, di atas lahan sudah ditanami hamparan rumput dan pepohonan yang rindang. Sepanjang keliling komplek pemakaman pun sudah dibatasi dengan pagar, setiap dinding pagar bertuliskan satu dari 99 asmaul husna, yaitu 99 nama indah yang dimiliki oleh Allah SWT. 

Di dalam komplek pemakaman massal ini, tidak jauh dari pemakaman masih terdapat bekas gedung RSUD Meuraxa yang sudah tidak digunakan lagi akibat bangunan yang mengalami kehancuran parah pasca bencana tsunami yang menerjangnya. RSUD Meuraxa sendiri saat ini sudah dipindahkan lokasinya di daerah mibo yang berada di jalan soekarno hatta. 

Sekarang ini bekas lokasi bangunan RSUD yang hancur parah tersebut sering digunakan oleh peziarah untuk berdoa dan berzikir bersama-sama. Saat menjelang hari raya idul fitri, lokasi pemakaman massal Ulee Lheue ini banyak dikunjungi oleh para peziarah, baik dari wisatawan maupun dari keluarga korban itu sendiri. Mereka berdoa untuk para korban bencana tsunami ini. Selain untuk berdoa, peziarah juga menabur bunga di lokasi ini. 

Pada saat peziarah akan memasuki komplek pemakaman massal ini, peziarah akan melewati pintu gerbang yang terdiri dari lima pintu besi dalam satu rangkaian. Pada masing masing pintu gerbang ini terdapat petikan tulisan yang di ambil dari Alquran surat Al-Anbiya ayat 35.
Apabila tulisan ini dirangkai maka akan terbentuk kalimat : “Tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan (Al-Anbiya, 35).” 

Bukan hanya satu ini lokasi kuburan massal yang terdapat di Aceh. Selain kuburan massal Ulee Lheue ini yang berada di Banda Aceh, terdapat pula kuburan massal lain di Lhoknga yang berada di Aceh besar dan satu lagi kuburan massal siron yang terdapat di kecamatan ingin jaya, Aceh besar, tepatnya di jalan bandara sultan iskandar muda.

Tipsnya:
1. Berpakaianlah yang sopan saat berkunjung ke kuburan massal ini.
2. Sempatkan kunjungan anda untuk mendoakan para korban bencana yang dikubur disini.
3. Pakailah topi atau payung untuk menghindari cuaca Banda Aceh yang panas.
4. Jika ingin datang pada saat ramai peziarah, datanglah pada hari-hari mendekati bulan Ramadhan atau pada hari raya Islam.

Wisata ke kuburan massal Ulee Lheue ini sangat sayang untuk dilewatkan, disana anda dapat turut berdoa dan akan lebih mengingatkan anda kepada Sang Pencipta. Jangan lewatkan tempat satu ini!

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu
*) Kisah Perjalanan | Gambar Auliaoktavella
*) Saya Terbitkan

Share this article :

0 komentar:

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Visit Aceh - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Fuad Heriansyah
Copyright ©