Headlines News :
Home » » Jatah Gula Impor Aceh 2013 Belum Ditetapkan

Jatah Gula Impor Aceh 2013 Belum Ditetapkan

Written By Fuad Heriansyah on Wednesday, January 16, 2013 | 8:06:00 AM

BANDA ACEH - Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Aceh, Cipta Hunai mengatakan bahwa kuota gula impor untuk Aceh belum ditetapkan oleh Kementrian Perdagangan.

"Belum ada penetapan, karena prosesnya usulan dari daerah," katanya kepada Waspada Online, hari ini.

Dijelaskannya, proses pemenuhan kuota gula impor melalui mekanisme usulan daerah, yakni para pengusaha daerah meminta dukungan dan rekomendasi gubernur untuk melakukan impor gula.

"Proses usulan daerah akan dikaji dampaknya oleh Kementrian Perdagangan terhadap produksi gula nasional," ujarnya.

Menurutnya, jika mengacu pada data 2012, kuota gula impor yang diberikan kepada Ace mencapai 53.932 ton. Namun apakah tahun ini akan kembali diberikan kuota atau tidak itu kewenangan Kemendag dan juga atas dasar usulan daerah yang jadi dasar pertimbangan.

"Belum tentu tiap tahun kita diberikan kuota gula impor, bisa saja tahun ini tidak ada, atau jatah kuota dikurangi dari tahun sebelumnya," tukasnya.

Ia melanjutkan, pada tahun 2012, dari kuota impor gula yang diberikan kepada Aceh, pemasukan bagi negara dalam bentuk devisa senilai Rp42,6 miliar lebih.

"Untuk tahun 2012, Aceh mendapatkan jatah kuota impor gula dari Kementrian Perdagangan sebesar 53.932 ton, dan dengan impor tersebut dihasilkan devisa bagi negara senilai Rp42,6 miliar," katanya.

Ia menerangkan, pemasukan tersebut berdasarkan Bea Masuk (BM) barang impor sebesar Rp790 per kilo gramnnya, jadi jika hitung dengan jumlah kuota yang diberikan, maka pemasukan bagi devis dari BM adalah Rp42,6 miliar tersebut.

"Nilai devisa tersebut belum termasuk PPn dan PPh," ujarnya.

Ia menyebutkan, PPn untuk barang impor sebesar 10 persen dari total impor. "Jadi ketika importir memasukan barang impor dan mengurus Pemberitahuan Impor Barang (PIB) maka langsung dikenakan pajak sebesar 10 persen, sedangkan PPh sebesar 2,5 persen dari PIB," tandasnya.
 
Editor: SASTROY BANGUN / waspada
Share this article :

0 komentar:

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Visit Aceh - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Fuad Heriansyah
Copyright ©