Headlines News :
Home » » Masalah Bonceng Ngangkang Tuai Kritikan Di Luar Negeri

Masalah Bonceng Ngangkang Tuai Kritikan Di Luar Negeri

Written By Fuad Heriansyah on Monday, January 7, 2013 | 3:55:00 AM

Posisi duduk ngangkang bagi perempuan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam semakin jadi pergunjingan hangat. Tidak hanya dalam negeri saja, tapi berbagai media luar negeri seperti BBC News dan media online ikut ramai membahas masalah sepele ini.

Sepeda motor sudah didesain dari dahulu seperti saat ini dengan satu tempat duduk yang memanjang. Jika ada aturan dilarang duduk ngangkang bagi penumpang wanita maka tentu banyak yang tidak setuju. Bahkan perempuan menggunakan celana panjang pun dilarang.

"Penumpang perempuan yang duduk di belakang pun dilarang memakai celana panjang. "Pemerintah hanya mempertahankan budaya dalam masyarakat yang akan hilang," papar Suaidi Yahya, selaku Walikota Lhokseumawe.

Posisi duduk ngangkang pada sepeda motor memang paling ideal dan paling aman. Sebab dari segi keseimbangan untuk handling pengemudi juga bisa lebih baik daripada posisi duduk menyamping. Duduk menyamping bobot motor akan terasa berat sebelah dan tentu bisa membuat tidak nyaman baik pengendara maupun sang penumpang sendiri.

Dari segi keselamatan juga sangat berbahaya bila duduk menyamping. Memang posisi duduk menyamping paling cocok bagi kaum wanita yang menggunakan rok. Namun apabila menggunakan celana panjang lebih baik posisi standar berkendara motor yaitu dengan cara ngangkang diterapkan.

Posisi duduk ngangkang penumpang wanita pada sepeda motor dianggap kurang bermoral dan dapat mengundang pikiran negatif pada seorang pria. Jika demikian tentunya yang muncul pertanyaan, tentunya tergantung siapa yang melihat dan pikiran siapa yang negatif, bukan wanita yang disalahkan. (kpl/vin)
Sumber
Share this article :

0 komentar:

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Visit Aceh - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Fuad Heriansyah
Copyright ©